Guna
Memenuhi Tugas Akhir Mata Kuliah Ekonomi Koperasi Dan UMKM
Dosen
Pengampu: Khasan Setiaji, S.Pd., M.Pd.
Disusun oleh:
Zainur
Rohmah
7101415206
Pendidikan
Ekonomi Koperasi
Kesenjangan perekonomian global yang
terjadi melahirkan keberagaman yang sangat dirasakan terutama masyarakat yang
kurang mampu. Jika hal ini diserahkan pada hukum pasar yang berlaku dalam
perekonomian dunia seperti saat ini dikhawatirkan adalah ekonomi makin tumbuh
di seluruh dunia, namun pertumbuhan itu kurang adil dan kurang merata. Oleh
karena itu, negara, pemerintah dan semua pihak termasuk koperasi harus berjuang
sekuat tenaga untuk mencegah makin melebarnya kesenjangan, dengan cara lebih
peduli dan lebih menggerakan ekonomi yang berbasis pada rakyat, yakni koperasi
dan usaha kecil menengah. Koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) dapat
mencegah kesenjangan perekonomian global, karena menggerakan ekonomi yang
berbasis kerakyatan.
Seperti yang telah kita ketahui bahwa
koperasi adalah soko guru perekonomian Indonesia. Makna dari istilah tersebut
adalah koperasi sebagai pilar atau penyangga utama atau tulang punggung
perkonomian. Dengan demikian koperasi diperankan dan difungsikan sebagai pilar
utama dalam sistem perekonomian nasional. Keberadaannyapun diharapkan dapat
banyak berperan aktif dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Namun,
di era reformasi ini keberadaanya banyak dipertanyakan, bahkan seringkali ada
yang mengatakan sudah tidak terlalu terdengar lagi. Bahkan banyak koperasi
konsumsi yang menyediakan semua kebutuhan para anggota dalam bentuk barang
sulit untuk terjual. Ini disebabkan barang-barang yang dijual di koperasi
memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan barang-barang yang dijual
di toko lainnya. Padahal penentuan harga jual barang di koperasi adalah untuk
anggota sendiri yang akan dibagikan berupa SHU saat RAT.
Permasalahan
di koperasi konsumsi dapat diatasi dengan meningkatkan kreativitas setiap
anggota, inovasi dari barang yang dijual dan inovasi dalam cara penjualan.
Setiap anggota dapat menyalurkan bakat mereka dalam menciptakan barang baru dan
membuat barang yang unik untuk diperjualkan, sehingga kreativitas dari anggota
dapat tersalurkan dan barang yang dijual memiliki nilai jual yang tinggi serta
barang yang dijual di koperasi tidak hanya barang-barang yang diproduksi oleh
luar namun juga hasil inovasi dan kreativitas dari anggota koperasi itu
sendiri. Untuk cara penjualan dapat dilakukan dengan cara online, yang dimana penyerahan barang dan uang dilakukan dengan
bertemu langsung dengan konsumen yang anggota maupun non-anggota, namun agar
lebih aman pelayanan penjulan online dikhususkan
di sekitar daerah koperasi tersebut. Sehingga dengan adanya sistem penjualan
tersebut lebih memudahkan anggota maupun non-anggota dalam membeli barang yang
diingikan serta agar pelayanan di koperasi mengikuti perkembagan zaman dengan
memanfaatkan kemajuan ilmu teknologi dan tentunya dapat meningkatkan
kesejahteraan anggota.
Telah
kita ketahui usaha kecil menengah di Indonesia jumlahnya cukup banyak, namun produk
yang diperjual belikan pedagang yang satu dengan yang lainnya hampir sama,
sehingga masih kurangnya inovasi dari produk yang diperjual belikan oleh para
pedagang. Untuk memajukan usaha kecil menengah (UKM) dapat dilakukan dengan
cara menciptakan industri kreatif yang dimana berasal dari pemanfaatan
kreativitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan
serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi
dan daya cipta individu tersebut.
Industri
kreatif ini muncul agar masyarakat dapat mengatur keseimbangan antara sumber
daya yang terbatas dengan kebutuhan yang tidak terbatas. Keberadaan industri
kreatif ini merupakan suatu sektor usaha yang memberikan perhatian lebih
terhadap perekonomian. Industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas,
keterampilan serta bakat individu atau kelompok untuk menciptakan kesejahteraan
serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya
cipta individu atau kelompok.
Individu
atau kelompok dapat mengembangkan daya kreasi mereka dengan melakukan recycle terhadap barang-barang bekas,
yang nantinya diolah sesuai dengan kreasi mereka masing-masing, sehingga
menghasilkan barang yang berbeda dari barang yang dijual di pasar dan dapat
mengurangi limbah yang ada di masyarakat.
Diharapkan
dengan adanya perkembangan dalam koperasi dan UKM ke arah yang lebih baik dapat
memperkuat perekonomian suatu negara serta mampu mengatasi kesenjangan
perekonomian global. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan
dapat berperan mejaga keseimbangan alam.
Daftar Pustaka
Fajriani, Puji. 2015. Koperasi Sebagai Soko Guru Perekonomian Indonesia.
https://fajrianypuji.wordpress.com/2015/12/30/koperasi-sebagai-soko-guru-perekonomian-indonesia/.
(Diakses tanggal 06 Desember 2016).
Furqan, Andi Chairil. 2011. STRATA PINK BTS INDONESIA.
https://andichairilfurqan.wordpress.com/tag/industri-kreatif/.
(Diakses tanggal 06 Desember 2016).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar