Sabtu, 10 Desember 2016

PENINGKATAN KREATIVITAS DAN INOVASI DALAM EKONOMI KOPERASI DAN UKM DI INDONESIA SECARA MODERN UNTUK MENGATASI KESENJANGAN PEREKONOMIAN GLOBAL



Guna Memenuhi Tugas Akhir Mata Kuliah Ekonomi Koperasi Dan UMKM
Dosen Pengampu: Khasan Setiaji, S.Pd., M.Pd.
Disusun oleh:
Zainur Rohmah
7101415206
Pendidikan Ekonomi Koperasi

Kesenjangan perekonomian global yang terjadi melahirkan keberagaman yang sangat dirasakan terutama masyarakat yang kurang mampu. Jika hal ini diserahkan pada hukum pasar yang berlaku dalam perekonomian dunia seperti saat ini dikhawatirkan adalah ekonomi makin tumbuh di seluruh dunia, namun pertumbuhan itu kurang adil dan kurang merata. Oleh karena itu, negara, pemerintah dan semua pihak termasuk koperasi harus berjuang sekuat tenaga untuk mencegah makin melebarnya kesenjangan, dengan cara lebih peduli dan lebih menggerakan ekonomi yang berbasis pada rakyat, yakni koperasi dan usaha kecil menengah. Koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) dapat mencegah kesenjangan perekonomian global, karena menggerakan ekonomi yang berbasis kerakyatan.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa koperasi adalah soko guru perekonomian Indonesia. Makna dari istilah tersebut adalah koperasi sebagai pilar atau penyangga utama atau tulang punggung perkonomian. Dengan demikian koperasi diperankan dan difungsikan sebagai pilar utama dalam sistem perekonomian nasional. Keberadaannyapun diharapkan dapat banyak berperan aktif dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Namun, di era reformasi ini keberadaanya banyak dipertanyakan, bahkan seringkali ada yang mengatakan sudah tidak terlalu terdengar lagi. Bahkan banyak koperasi konsumsi yang menyediakan semua kebutuhan para anggota dalam bentuk barang sulit untuk terjual. Ini disebabkan barang-barang yang dijual di koperasi memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan barang-barang yang dijual di toko lainnya. Padahal penentuan harga jual barang di koperasi adalah untuk anggota sendiri yang akan dibagikan berupa SHU saat RAT.
Permasalahan di koperasi konsumsi dapat diatasi dengan meningkatkan kreativitas setiap anggota, inovasi dari barang yang dijual dan inovasi dalam cara penjualan. Setiap anggota dapat menyalurkan bakat mereka dalam menciptakan barang baru dan membuat barang yang unik untuk diperjualkan, sehingga kreativitas dari anggota dapat tersalurkan dan barang yang dijual memiliki nilai jual yang tinggi serta barang yang dijual di koperasi tidak hanya barang-barang yang diproduksi oleh luar namun juga hasil inovasi dan kreativitas dari anggota koperasi itu sendiri. Untuk cara penjualan dapat dilakukan dengan cara online, yang dimana penyerahan barang dan uang dilakukan dengan bertemu langsung dengan konsumen yang anggota maupun non-anggota, namun agar lebih aman pelayanan penjulan online dikhususkan di sekitar daerah koperasi tersebut. Sehingga dengan adanya sistem penjualan tersebut lebih memudahkan anggota maupun non-anggota dalam membeli barang yang diingikan serta agar pelayanan di koperasi mengikuti perkembagan zaman dengan memanfaatkan kemajuan ilmu teknologi dan tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan anggota.
Telah kita ketahui usaha kecil menengah di Indonesia jumlahnya cukup banyak, namun produk yang diperjual belikan pedagang yang satu dengan yang lainnya hampir sama, sehingga masih kurangnya inovasi dari produk yang diperjual belikan oleh para pedagang. Untuk memajukan usaha kecil menengah (UKM) dapat dilakukan dengan cara menciptakan industri kreatif yang dimana berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.
Industri kreatif ini muncul agar masyarakat dapat mengatur keseimbangan antara sumber daya yang terbatas dengan kebutuhan yang tidak terbatas. Keberadaan industri kreatif ini merupakan suatu sektor usaha yang memberikan perhatian lebih terhadap perekonomian. Industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu atau kelompok untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu atau kelompok.
Individu atau kelompok dapat mengembangkan daya kreasi mereka dengan melakukan recycle terhadap barang-barang bekas, yang nantinya diolah sesuai dengan kreasi mereka masing-masing, sehingga menghasilkan barang yang berbeda dari barang yang dijual di pasar dan dapat mengurangi limbah yang ada di masyarakat.
Diharapkan dengan adanya perkembangan dalam koperasi dan UKM ke arah yang lebih baik dapat memperkuat perekonomian suatu negara serta mampu mengatasi kesenjangan perekonomian global. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dapat berperan mejaga keseimbangan alam.




Daftar Pustaka

Fajriani, Puji. 2015. Koperasi Sebagai Soko Guru Perekonomian Indonesia.
Furqan, Andi Chairil. 2011. STRATA PINK BTS INDONESIA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar